Gerakan Clean Sea and Beach Di Pelabuhan Tg.Perak, Libatkan 40 Personil Bersama 3 Unit Kapal PPLP Surabaya

0
21
Dari kiri DR Ir .R Fatah Yasin (Kadishup Jatim) dan Wawan ,SE (Kepala PPLP Surabaya)

Berita Publik.Info (Surabaya) :  Kementerian Perhubungan RI memerintahkan jajarannya di seluruh Indonesia  secara serentak untuk melaksanakan gerakan pembersihan laut dan pantai (Clean Sea and Beach) dalam rangka menyongsong Hari Perhubungan Nasional yang jatuh setiap tanggal 17 September. Terkait pelaksanaan Clean Sea and Beach tersebut, instansi Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Surabaya di bawah pimpinan Wawan, SE telah menggunakan tiga unit kapal boad dengan melibatkan sebanyak 40-an personil PPLP membersihkan Kolam Kalimas bersama instansi-instansi stakeholder lainnya di wilayah Tanjung Perak pada Kamis pagi (12/09).

Sasaran pembersihan laut dan pantai tersebut, yakni memungut berbagai jenis sampah plastik, kertas, papan, kayu-kayu kecil dan kasur yang baru kali ini dilakukan jajaran instansi di wilayah Tanjung Perak. “Kami memungut sampah-sampah yang ada di permukaan air saja. Kelihatannya banyak sekali sampah yang terangkat”, akui Wawan, SE, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai alias Coast Guard Surabaya pada media ini Kamis petang (12/09) di kantornya.

Wawan, SE pula mengakui, bahwa kondisi perairan Kalimas mulai dari titik depan kantor Balai Karantina Hewan (Lini 1 Kalimas) sampai ke muara (kolam penyeberangan ASDP) memang agak kotor akibat banyaknya sampah yang memang sudah waktunya dibersihkan. “Dengan adanya gerakan Clean Sea dan Beach dari Kemenhub RI tersebut, kesempatan besar menuju laut dan pantai menjadi bersih”, ujar Wawan.

Pihaknya mengherankan pula, diantara sekian banyaknya sampah di permukaan air terdapat sampah kasur dan busa bekas kursi yang dibuang ke sungai/Kalimas. “Kasur dan busa kursi sampai dibuang di Kalimas lho, bayangkan begitu gampangnya orang-orang buang sampah di Kalimas seperti itu. Padahal di sepanjang Kalimas diatas sana, sudah bersih dan indah”, ungkap Wawan. Di kolam Kalimas itu sendiri yang masih kotor dan gerakan pembersihannya perlu dilakukan secara rutin.

Ketika ditanya berapa banyak sampah yang berhasil diangkat? Menurut Wawan, cukup banyak dan telah diangkut menggunakan satu truk sampah besar. PPLP Surabaya mengerahkan tiga unit kapal boad dengan 40-an personil dalam gerakan Clean Sea dan Beach tersebut, masing-masing dua unit kapal boad khusus Sea-rider dan satu boad Rabber –boad.

Pihak stakeholder yang juga terjun dalam gerakan Clean Sea and Beach antara lain, PT.Pelindo III (Persero), PT.Pertamina (Persero), Kantor Kesyahbandaran Surabaya, Kepala Dishub Jatim, TNI AL, Komando Terminal TNI-AD (di bawah Kodam V/Brawijaya), Ditpolair Polda Jatim, Polres Tanjung Perak dan Tim SAR Tanjung Perak, masing-masing membawa kapal boad sendiri.

Wawan menilai kekompakan para instansi stakeholder di wilayah Tanjung Perak tersebut perlu diapresiasi dan berharap tak hanya dalam menyambut Hari Perhubungan Nasional baru dilaksanakan gerakan pembersihan laut dan pantai, bila perlu dijadwalkan secara rutin. “Gerakan pembersihan tadi sama sekali tidak mengganggu kinerja bongkar muat dan pelayaran di kolam Kalimas”, terang Wawan pula.

Sebelumnya mereka melaksanakan upacara komando di Lini 1 depan kantor Karantina Hewan Kalimas, sebelah selatan eks Pos IV Kalimas. Kemudian melanjutkan penelusuran sampah-sampah buangan sampai ke muara (kolam penyeberangan Ujung – Kamal) dan kembali ke venue upacara dan semua sampah yang terkumpul diangkut satu truk besar. (Akrab/Fud)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here